Struktur Kepribadian

 Struktur Kepribadian

Hallo Great People! Ketemu lagi sama mimin, setelah mimin hiatus selama sepekan karena ada ujian, hehe… Kali ini mimin ingin membahas tentang Struktur Kepribadian menurut Sigmund Freud. Materi ini mimin rangkum dari buku Teori dan Aplikasi Psikologi Kepribadian Dalam Konseling Karya Dr. Dede Rahmat Hidayat M.Psi.

Take your coffee and enjoy yaaa!

Menurut Freud, struktur kepribadian manusia memiliki suatu struktur, yang terdiri dari : id (das es), ego (das ich), dan super ego (das ueber ich). Nah struktrur kepribadian tersebut akan saling berinteraksi dan menentukan bagaimana individu berprilaku. Sekarang, mari kita bahas lebih dalam tentang struktur kepribadian tersebut.

1.       Id (Das Es)

Id merupakan komponen kepribadian yang bersifat primitif, instingsif, tidak rasional, dan berorientasi pada kesenangan yang berfungsi untuk mengurangi ketegangan. Id juga merupakan sumber energi psikis yang menggerakkan kegiatan psikis manusia karena berisi insting-insting.

Untuk menurunkan ketegangan atau menghilangkan kondisi tidak menyenangkan, id menempuh 2 cara untuk mengatasinya, yaitu dengan refleks dan proses primer.

Refleks merupakan reaksi mekanis yang bersifat bawaan, misalnya berkedip, bersin, menggaruk, dan menangis. Proses Primer merupakan bentuk usaha untuk mengurangi ketegangan dengan cara membentuk fantasi tentang objek atau hal yang diinginkan, misalnya saat kita merindukan seseorang kita akan membayangkan dirinya berada didekat kita, apabila kita lapar kita akan membayangkan tentang makanan. Kehadiran objek yang diinginkan dalam bentuk hayalan merupakan proses halusinasi yang disebut dengan wishfullfillment.

2.       Ego (Das Ich)

Ego merupakan aspek psikologi kepribadian. Ego merupakan tempat untuk menjalankan prinsip realistis dari id dan super ego. Ego merupakan sistem kepribadian yang bersifat rasional dan berperan sebagai mediator antara keinginan dari id dengan kondisi lingkungan atau dunia nyata. Ego memiliki keinginan untuk memaksimalkan kepuasan melalui proses sekunder (memori dan belajar). Dalam proses ini, ego bersifat pragmatis dan kurang memperhatikan norma namun tetap berupaya untuk mencapai tujuan jangka panjang.

Ego merupakan bagian dari id yang kehadirannya bertugas untuk memuaskan kebutuhan id, seluruh energi ego berasal dari id, peran utama ego adalah menengahi kebutuhan id dengan kebutuhan lingkungan sekitar, keberadaan ego bertujuan untuk mempertahankan kehidupan individu dan mengembangbiakannya.

3.       Super Ego (Das Ueber Ich)

Super ego merupakan aspek sosial dari kepribadian. Berisi komponen moral dari kepribadian yang terkait standar atau norma masyarakat mengenai baik atau buruk suatu tindakan. Super ego mulai berkembang pada usia 3 sampai dengan 5 tahun. Pada saat ini, anak mulai menerima reward atas kepatuhannya dan punishment atas pembangkangannya. Peristiwa ini akan membentuk ego ideal anak melalui introjeksi (proses penerimaan anak terhadap norma-norma dan kode moral dari orang tua). Kata hati dan ego ideal adalah kompenen yang membentuk super ego dalam struktur kepribadian. Fungsi dari super ego adalah merintangi dorongan yang bersifat primitif dan agresif dari id, mendorong ego untuk menggantikan tujuan realistis dengan tujuan moral, dan mengejar kesempurnaan.

Nah itu dia Great People rangkuman dari mimin tentang Struktur Kepribadian yang dikemukakan oleh Sigmund Freud. Semoga bisa menambah wawasan baru untuk Great People ya! Thank you ðŸ˜Š

Kenalan yuk!

instagram : @immegaw , youtube :Aira Hime

 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Review Novel Bumi Karya Tere Liye

Mengenal Archetype

Seberapa Penting Pekerjaan Rumah (PR)?