Tingkatan Kepribadian
Hallo Great People! Kali ini mimin membawa materi tentang Tingkatan Kepribadian. yeay! kita tambah wawasan lagi.
So, take your coffee and enjoy ya :)
Tingkatan Kepribadian
Menurut Freud, Kepribadian
manusia dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu : Kesadaran (concious), prasadar
(preconcious), dan ketidaksadaran (unconcious).
1.
Kesadaran (concious)
Kesadaran merupakan bagian kehidupan mental atau
lapisan jiwa individu. Melalui kesadaran, individu mengetahui siapa dia, apa
yang dilakukan, sedang berada dimana, apa yang terjadi, dan bagaimana sesuatu
bisa terjadi. Kesadaran merupakan aspek yang sangat terbatas dalam kepribadian
manusia. Freud menggambarkan kepribadian manusia itu seperti gunung es yang
muncul dipermukaan air. Dan kesadaran berada diposisi paling atas yaitu diatas
permukaan air yang merupakan bagian terkecil dari gunung es. Kesadaran berkaitan
dengan pemaknaan hidup sehari-hari, termasuk sensasi dan pengalaman yang
membuat kita menyadari setiap peristiwa yang kita alami.
2.
Prasadar (preconcious)
Prasadar sebagai penampungan dari ingatan-ingatan yang
tidak dapat diungkap secara cepat, smaar-samar, dan dapat diingat kembali jika
diusahakan. Misalnya, kita lupa seseorang yang baru saja kita kenali disuatu
tempat, pada kesempatan yang lain kenalan kita tersebut menyapa kita, dan kita
masih samar mengingat wajah dan namanya, meskipun tak benar-benar ingat dan
bisa kembali ingat jika diusahakan.
3.
Ketidaksadaran (unconcious)
Ketidak sadaran merupakan lapisan paling bawah dan berada
didalam air. Ketidaksadaran merupakan fokus utama dari teori Psikoanalisis yang
berisi insting-insting dan pengalaman tidak menyenangkan yang ingin ditekan. Meskipun
tidak disadari, sebenarnya insting tersebut aktif bekerja untuk memperoleh
kepuasan.
Dalam setiap konsep psikoanalisis,
terdapat asumsi yang mendasari yaitu asumsi determinisme psikis dan asumsi
motivasi tak sadar. Asumsi determinisme psikis meyakini bahwa segala
sesuatu yang dilakukan, dipikirkan, atau dirasakan manusia memiliki arti dan maksud.
Sedangkan asumsi motivasi tak sadar meyakini bahwa setiap individu
sebagian besar tingkah lakunya ditentukan oleh motif tak sadar, seperti
bernafas, dan bergerak.
the real nambahwawasan, thanku author ⚘️
ReplyDeletemy pleasure :)
Delete